Kuliner semarang sering kali menjadi daya tarik tersendiri.
Banyak wisatawan dari luar kota yang datang untuk berlibur di sana.
Kelezatan kuliner yang menggoyang lidah ini membuat wisatawan tak jarang membawanya pulang.
Tahu bakso menjadi salah satu oleh-oleh khas Semarang yang wajib kamu bawa pulang.
Makanan dari tahu yang diberi adonan bakso di tengahnya ini bisa kamu beli dengan harga sekitar Rp 52.000 per 10 tahu bakso.
Kalau kamu pencinta gorengan renyah, kamu bisa membawa tumpi untuk dibawa pulang.
Tumpi adalah peyek yang ditaburi dengan kacang hijau sebagai toppingnya.
Cita rasa tumpi adalah renyah dan gurih.
Oleh-oleh khas semarang yang selanjutnya adalah lontong spekkoek.
Seperti namanya, ini adalah kue tradisional bumbu spekuk yang dibentuk seperti lontong nasi.
Dijual per pack dengan isian tiga lontong spekkoek dengan harga Rp 60.000.
Nama dari oleh-oleh khas Semarang yang satu ini terbilang unik yaitu ganjel rel.
Kue ini disebut ganjel rel karena bentuknya yang mirip bantelan rel.
Citaranya enak dan manis dengan aroma kayu manis dan air nira sebagai bahan membuatnya.
Selain lumpia rebung, lumpia durian juga bisa kamu beli untuk oleh-oleh khas Semarang.
Kulit lumpianya renyah dengan lumernya durian saat digigit.
Harga lumpia durian dibanderol mulai dari Rp 13.000.
Mochi khas Semarang terbuat dari tepung ketan dengan bagian dalam yang diisi dengan kacang cincang dan gula.
Pada bagian luarnya, dibalut wijen.
Harga per kotak dengan isian 10 pcs mochi, sekitar Rp 30.000.
Wingko babat adalah salah satu jenis jajanan yang terbuat dari tepung ketan dan campuran madu yang diparut.
Penjual wingko babat terkenal adalah Wingko Babat Cap Kereta Api.
Oleh-oleh khas Semarang tahan lama ini bisa bertahan selama tiga hari di suhu ruang.
Kue sarang madu merupakan oleh-oleh khas Semarang yang memiliki rasa renyah dan manis.
Kue khas Semarang ini terbuat dari santan, tepung beras, dan olesan gula merah.
Harganya Rp 48.000 per kotaknya.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar