Chat with us, powered by LiveChat

Sabtu, 15 April 2023

7 kuliner wajib manado by qiuslot88

Kota Manado dikenal memiliki tempat wisata yang sangat indah. Oleh karena itu, banyak  pengunjung  dari dalam dan luar negeri  berbondong-bondong datang ke kota ini. 

Ketika mendengar kota Manado, Anda langsung berpikir tentang Taman Laut Bunaken dan Monumen Yesus Memberkati yang merupakan tempat wisata Manado yang paling terkenal. 

Di antara banyak hal yang Anda cari, namun Anda harus mencoba hidangan manadoon yang pasti akan membuat Anda ketagihan. Berikut ini adalah 7 masakan khas Manado yang wajib Anda coba saat berkunjung ke Manado.  

1. Tinutuan (Bubur Manado) 



Bubur Tinutuan atau manado merupakan makanan khas manado yang terkenal tidak hanya di Manado tetapi juga  di seluruh Indonesia. Makanan ini sering disebut sebagai makanan yang sangat sehat karena komposisinya yang banyak mengandung sayuran yang baik dan zat yang baik untuk tubuh. Tinutuan biasanya disajikan dengan ikan, aneka gorengan, sambal dan lauk pauk lainnya. 

2. Saus Fufu Cakalang  



Cakalang fufu adalah ikan jenis manado yang sangat enak. Striped bass juga dikenal sebagai jenis ikan yang tidak hanya enak tetapi juga menawarkan banyak manfaat bagi tubuh kita. Kandungan Cakalang diketahui dapat meningkatkan kecerdasan dan daya ingat otak serta membantu pemulihan dari depresi. Kuah Cakalang  merupakan masakan khas Manado dengan rasa pedas dan bumbu yang banyak. Saus campurnya mirip dengan bumbu balada. 

3. Ikan woku 



Sajian yang satu ini juga kaya akan rempah-rempah. Secara umum, wajan bisa diolah dengan  ikan yang berbeda sesuai  selera. Jenis ikan yang biasa digunakan dalam masakan ini antara lain tuna, cakalang dan mujair. Rasa bumbu woku sangat kaya dengan rempah-rempah seperti serai, daun jeruk, kemangi, kunyit, dll.

4. Sambal Roa 



Di antara berbagai sambal yang ada, sajian sambal  yang paling terkenal dan paling laris adalah sambal Manado. Sambal Roa biasanya disajikan dengan berbagai lauk atau gorengan. Bahkan, banyak juga orang yang menyantap hidangan sambal  hanya dengan satu porsi nasi panas. Sambal roa sendiri terbuat dari ikan roa yang telah diasapi dan dijemur selama berhari-hari, kemudian dibersihkan dan dicampur dengan racikan sambal  khas Manado.  Manado tentu sulit untuk dilupakan 

5. Pisang Goroho Goreng 

Anda mungkin menemukan banyak pisang goreng, biasanya diiris seperti jari dan dilumuri tepung. Namun, hanya pisang goreng  jenis goroho yang bisa ditemukan di Manado. Pisang goroho  enak. Pisang ini digoreng dengan irisan tipis, membuatnya enak. Anda juga bisa memakan pisang ini dengan mencelupkannya ke dalam hidangan sambal  atau  sambal lainnya. Lebih enak lagi jika  disajikan dengan segelas teh atau kopi, pisang goroho ini. 

6. Klapertart

Sajian yang satu ini merupakan  dessert  khas Manado yang terkenal. Bahan utama Klapertart adalah kelapa muda segar yang  dicampur dengan kismis, keju, kenari dan bahan adonan lainnya. Tekstur kue kepitingnya sangat kental dan  rasanya yang creamy bisa membuat  ketagihan.  

7. Gohu 

Gohu merupakan asinan buah yang sangat populer di kalangan masyarakat Manado. Gohu terbuat dari pepaya, mentimun atau nanas dan dicampur dengan  air, cuka atau lemon, cabai rawit, jahe, gula merah dan garam secukupnya. Lebih nikmat jika dimakan dingin. Biasanya banyak restoran yang menyajikan acar ini baik  dingin maupun polos. 

Jumat, 14 April 2023

Tentang Getuk Kethek Salatiga by qiuslot88

Jika sedang melancong ke Salatiga, jangan lupa untuk berwisata kuliner.

Salah satu kuliner khas Salatiga yang tak boleh dilewatkan untuk dicicipi adalah Getuk Kethek.



Nama Getuk Kethek lebih kondang ketimbang nama asli kedai di Jl. Agrotunggal, Kampung Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah itu, Getuk Satu Rasa.

Namun, apapun namanya, olahan singkong berasa manis yang dijual kedai itu kondang sebagai karya kuliner khas Salatiga.

Dua pekerja sibuk membuat adonan getuk menjadi pulen.

Adonan singkong yang telah pulen itu selanjutnya dibentuk kotak yang tersekat-sekat.

Penganan itu lalu jadi komoditas buruan warga di Salatiga.

Merek aslinya Getuk Satu Rasa yang dipatok pemiliknya kalah pamor oleh Gethuk Kethek yang lebih banyak dikenal warga.

Ciri khasnya, sang pemilik, Santoso, memelihara seekor monyet yang diikatkan pada sebatang pohon.

"Itu justru menjadi ciri khas. Ada monyet di teras rumah sehingga warga kerap menyebutnya Gethuk Kethek,” ujar pemilik kedai, Santoso.

Santoso merupakan generasi kedua pengelola kedai.



Sebelumnya kedua orang tua Santoso memulai bisnis yang sama pada 1980-an dengan nama Getuk Satu Rasa.

Getuk ini dijual per boks yang berisi 20 potong dengan harga Rp14.000.

Karya kuliner itu bukan hanya digemari warga lokal namun kondang hingga keluar kota.

Kini Getuk Kethek bahkan jadi karya kuliner andalan karena dianggap sebagai oleh-oleh khas Salatiga.

Santoso bercerita sepanjang musim penghujan produksinya sama sekali tidak mengalami penurunan. Termasuk untuk mendapatkan bahan baku utama dari wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya

Dalam sehari ratusan boks diproduksi.

Dengan rata-rata menghabiskan 150 kg singkong ditambah gula pasir dan kelapa.

“Mau musim penghujan atau kemarau produksi tetap sama, dan tidak ada pengaruh,” ujar Santoso.

Santoso memperkirakan salah satu sebabnya adalah pengolahan getuk yang masih menggunakan cara tradisional tanpa bahan pengawet.

Dengan demikian, dalam sehari getuk hanya bisa bertahan paling lama enam jam.

Getuk yang lebih gampang basi itu akhirnya membuat pelanggan hanya membeli dalam jumlah kecil. Sekali datang, rata-rata pelanggan hanya membeli dua boks.

“Sementara untuk keuntungan bersih dalam sehari bisa mencapai satu juta,” ungkap dia.

Seorang pembeli asal Kota Semarang, Puji Astuti, mengatakan dirinya selama ini penasaran dengan nama Getuk Kethek yang kerap dipesan orang sebagai oleh-oleh dari Salatiga.

“Mumpung mampir ke Kota Salatiga akhirnya mampir,” ungkap Astuti.

Bagi dia, getuk dengan tekstur lembut dan rasa manis ini memiliki keunikan tersendiri.

Sebab getuk yang selama ini dikenalnya tidak mencampurkan kelapa dengan singkong yang sudah pulen.

“Kelapa biasanya ditabur, tapi ini langsung dicampur di getuknya"

Rabu, 12 April 2023

Tentang Enting Enting Gepuk Salatiga by qiuslot88

Makanan Ringan Unik Khas Salatiga ini bernama Enting-Enting Gepuk.



Enting-Enting Gepuk berbentuk segitiga yang dibungkus dengan Kertas Putih.

Berbahan dasar Kacang Tanah dan Gula pasir ini adalah buah tangan, dimana dapat ditemukan dengan mudah di Toko Oleh-oleh di Salatiga atau bahkan di daerah sekitarnya.

Dilansir dari Goodnews from Indonesia, Enting-Enting Gepuk berasal dari Tionghoa dimana di perkenalkan oleh juru kunci Klenteng yang ada di Salatiga tersebut (Klenteng Hok Tek Bio).



Sang juru kunci Klenteng tersebut bernama Khoe Tjong Hook, berasal dari Fukkian , China.

Pada awal mulanya Enting-Enting Gepuk ini adalah suguhan untuk Tamu yang berkunjung di Klenteng tersebut.

Dan di Tahun 1930, Enting-enting Gepuk ini mulai di produksi dan diperjual belikan secara umum.

Struktur dari makanan ini adalah kacang tanah yang di tumbuk halus, kemudian di bentuk menjadi segitiga atau Prisma.

Pada bagian luar adalah campuran dari Kacang yang di tumbuk yang di campur dengan larutan gula pasir sehingga membuat enting-enting gepuk memiliki struktur yang kuat dan tidak mudah remuk.

Makanan ini sangat manis dan cocok untuk teman minum teh maupun kopi.

Pada Awal penjualan dari enting-enting ini mendapatkan sambutan yang cukup baik dari warga asing yang bermukim di salatiga.

Orang Belanda yang bermukim saat itu di Salatiga cukup menggemari makanan manis ini.

Saat itu Pembungkus dari enting-enting ini adalah daun bambu yang di keringkan, saat itu pembungkus makanan dari kertas sangat jarang dan cukup mahal untuk biaya operasionalnya.

Namun seiring berkembangnya jaman, dan mudahnya bahan baku Pembungkus Makanan ini berubah. Namun bentuk dan khas dari Enting-enting ini tidak berubah.

Hingga saat ini, banya orang yang berkunjung ke Salatiga, menjadikan enting-enting Gepuk sebagai buah tangan favorit untuk di bawa ke tempat asal mereka.

Tentang Pecak by qiuslot88

Sepiring gurame dimasak pecak atau lebih sering disebut pecak gurame siap disantap dalam suasana dan cuaca apa pun.

Bisa dinikmati pagi sebagai sarapan, pada siang hari juga oke.

Apalagi pada malam hari, sangat pas.



Masakan ini enak dimakan di kala udara panas, dan tetap segar saat dinikmati pada musim hujan.

Gurihnya bumbu kacang, bumbu kunci, rasa asam dari jeruk limau, serta pedas dari jahe atau bawang merah dan cabai memberikan kehangatan tersendiri dalam tubuh.

Nengsih (19), warga Ciledug asal Pandeglang, Banten, mengatakan baru pertama kali menikmati pecak gurame. ”Ini pertama kalinya saya makan pecak gurame.

Selama ini gurame hanya digoreng atau dibakar. Rasanya lain.

Bumbunya meresap dalam daging.

Ada asam-asamnya yang segar dan pedas menendang,” kata Nengsih, yang ditemui di Restoran Jagarawa, pinggiran Situ Cipondoh, Jalan Hasyim Ashari, Selasa (3/2/2015).

Pecak gurame adalah masakan yang sederhana.

Aslinya, pecak gurame adalah makanan Betawi yang mirip dengan pecel lele Jawa Timur-an, yaitu ikan goreng yang diguyur dengan sambal kacang pedas.

Hanya saja, yang membedakan antara pecel Jawa Timur-an dengan pecak gurame adalah pada pengolahan sambal kacangnya.



Pada pecak gurame asli Betawi ini, sambal kacangnya dimasak dengan santan sehingga terasa lebih gurih.

Sementara cabai merah, selain memberikan rasa pedas menonjok, sekaligus membuat tampilan masakan berwarna jingga dan merah.

Bumbu lainnya adalah kunyit dan kunci, sedangkan bahan utamanya adalah ikan gurame yang digoreng atau dibakar/panggang.

Biasanya pecak gurame sering dihadirkan dengan masakan gabus pucung.

Hal ini menandakan sejarah masyarakat Betawi sebagai masyarakat sungai karena gabus dan gurame adalah ikan air tawar yang banyak ditemukan di sungai atau rawa-rawa.

Namun, seiring berkurangnya lahan rawa, keberadaan ikan gabus mulai menghilang.

Gurame secara umum tetap bertahan karena banyak yang membudidayakannya.

Berbagai rasa baru Seiring terus berkembangnya dunia kuliner, berbagai kreativitas atas masakan pecak gurame terus bermunculan.

Pecak gurame yang tadinya hanya berbumbu kacang, kunyit, kunci, dan santan menjadi bervariasi.

Sebagian koki meniadakan bumbu kacang dan kunyit.

Mereka malah menambahkan jahe, bawang merah, dan serai untuk pemberi rasa baru.

Langkah itu diambil agar masakan yang dihidangkan berbeda dengan produk serupa di rumah makan lain.

Seperti di Rumah Makan Hj Kokom, juga di pinggiran Situ Cipondoh, rasa asam dan pedas pada pecak guramenya tak terlalu terasa meski warna merah cabai menghiasi masakan itu.

Sementara pecak gurame di Jagarawa sangat terasa asam dan pedasnya.

Selasa, 11 April 2023

Tentang Nasi megono by qiuslot88



Megono adalah sebuah hidangan khas Jawa Tengah yang terbuat dari potongan nangka muda dengan perpaduan kelapa parut yang dibumbui sehingga menciptakan rasa gurih.

Megono awalnya berasal dari Kabupaten Pekalongan di pesisir utara Jawa.

Kemudian berkembang di Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Temanggung.

Megono biasanya disajikan dengan nasi, mendoan, cumi masak hitam, telur balado, tempe orek, mentimun, dan sambal.

Nilai sejarah dan budaya mengawali terciptanya megono sebagai hidangan para pejuang.

Megono berasal dari kata bahasa Jawa merga (karena) dan ana (ada).

Makanan ini berawal dari sajian yang diberikan untuk para pasukan Kesultanan Mataram di bawah pimpinan Bahureksa yang hendak berperang melawan VOC di Batavia pada tahun 1628.

Kondisi perang yang menyebabkan sulitnya perekonomian rakyat pada kala itu berdampak pada minimnya kebutuhan sandang dan pangan.

Suatu ketika, rombongan pasukan Mataram memasuki wilayah Kabupaten Pekalongan untuk beristirahat di perkampungan penduduk dalam kondisi kelelahan dan lapar.

Penduduk setempat bersimpatik dan tak tinggal diam melihat kondisi pasukan Mataram tersebut.

Mereka saling bahu-membahu dan membantu mengumpulkan makanan dari rumah setiap penduduk untuk diberikan secara sukarela.

Namun, dengan kondisi yang serba terbatas para penduduk hanya mendapatkan kerak nasi tanpa adanya sayur.

Inisiatif untuk mencari sayur pun muncul.

Hingga diperoleh nangka muda yang banyak ditanam oleh penduduk di Pekalongan.

Nangka muda itu pun kemudian diolah dengan singkat hingga menjadi cacahan nangka muda yang terpotong kecil-kecil dan dibumbui kelapa parut.



Semenjak itu makanan ini disebut dengan megono yang merupakan akronim merga ana, dalam bahasa Jawa berarti karena ada.

Karena hanya ada nangka muda tersebut yang dapat dijadikan sayur sebagai hidangan untuk pasukan Mataram.

Meskipun makanan sederhana berbahan dasar nangka muda, mengonsumsi nangka muda dapat memperkuat imunitas tubuh dan sumber antioksidan yang baik guna memperkuat ketahanan fisik.

Oleh sebab itu, pasukan Mataram disajikan nangka muda tersebut.

Megono terbuat dari nangka muda yang masih mentah dan kulitnya telah dikupas, nangka muda itu kemudian dicincang atau diiris halus terlebih dahulu menjadi potongan kecil-kecil.

Kemudian potongan tersebut di masukkan ke dalam wadah yang tahan panas.

Selanjutnya tambahkan irisan halus bunga kecombrang, kelapa parut, bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, terasi, kencur, cabai merah, serai, daun melinjo, daun salam, daun jeruk, dan bumbu rempah ke dalam wadah nangka muda dan diaduk hingga tercampur merata.

Setelah itu, kukus nangka muda yang telah tercampur dengan bumbu sekitar 45 menit–1 jam hingga nangka menjadi lunak dan bumbunya telah meresap.

Warna megono yang dihasilkan biasanya berwarna kuning kecokelatan.

Warna kematangan megono dipengaruhi oleh bumbu rempah yang digunakan.

Bumbu rempah ini yang memberikan cita rasa utama pada megono.

Sedangkan rasa gurih yang dihasilkan dipengaruhi dari kelapa parut yang diberikan.

Megono hadir dalam berbagai warna dan variasi.

Variasi hidangan megono menjadi jenis tersendiri bagi megono tersebut.

Selain di Pekalongan megono memiliki variasi lain di Wonosobo.

Ciri khas megono Wonosobo adalah adanya tambahan irisan kubis hijau, parutan kelapa, dan ebi.

Bumbu megono Wonosobo sendiri terdiri dari bawang merah, bawang putih, garam, dan cabai.

Parutan kelapa dan ebi tersebut yang memberikan rasa gurih.

Megono merupakan jenis hidangan vegetarian atau sayuran, karena hanya terdiri dari nangka muda, parutan kelapa dengan paduan bumbu rempah lainnya.

Namun, megono biasanya disajikan dengan tambahan lauk seperti cumi, daging ayam, atau ikan.

Megono umumnya disajikan dengan nasi putih dan cumi yang dimasak hitam, telur rebus balado, mendoan, tempe orek, mentimun, dan sambal.

Megono biasanya dikemas dengan daun pisang untuk menguatkan aromanya menjadi wangi dan lebih enak.

Di pesisir pantai utara Jawa Tengah, megono merupakan hidangan populer di warung makan, restoran dan jajanan kaki lima.

Megono umumnya dijajakan dalam warung makan, lesehan, hingga menggunakan mobil khusus untuk berjualan.

Megono juga ada yang dijual sebagai makanan kalengan, megono kaleng biasanya berisi megono setengah matang yang dilengkapi dengan bumbu rempah.

Namun, ada pula megono kaleng yang hanya berupa nangka muda dan harus dimasak sendiri.

Senin, 10 April 2023

Tentang Empal Gentong Cirebon by qiuslot88

'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'

Menginjakkan kaki di Cirebon kurang lengkap kalau belum makan empal gentong.

Sajian olahan daging khas kota Udang ini, kini dapat dinikmati di berbagai kota besar Indonesia.

Namun mencicipi empal gentong langsung di Cirebon tentu memberikan pengalaman yang berbeda.



Sekilas empal gentong terlihat seperti soto karena warna kuah kuningnya.

Meski berasal dari Cirebon, empal gentong bukanlah kuliner asli Cirebon.

Mengutip laman KBBI, kata “empal” merujuk pada daging yang dipotong pipih kemudian direbus dan dibumbui lalu digoreng.

Sedangkan bagaimana daging sapi itu diolah, empal gentong merupakan hasil perpaduan budaya Jawa,

Arab, India dan juga Cina.

'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'

Kuah kental seperti gulai merupakan hasil akulturasi budaya masakan Arab dan India.

Sedangkan penggunaan jeroan merupakan merujuk pada bahan makanan khas Tionghoa.

Cita rasa khas Nusantara hadir lewat bumbu dan rempah yang digunakan.

Nieza (2009:10) dalam Jalan-jalan ke Cirebon menjelaskan daging yang sudah dipotong kemudian dimasak dengan bumbu dan rempah pilihan dalam “gentong”, wadah masak besar yang terbuat dari tanah liat.



Kuali tanah liat pada waktu itu digunakan karena perkakas seperti besi atau stainless steel belum umum seperti sekarang.

Proses memasaknya pun menggunakan api dari kayu pohon asam untuk menjaga tekstur daging dan citarasa.

Dibutuhkan kurang lebih lima jam untuk mengolah makanan dengan rasa gurih, manis dan pedas ini.

Dahulu empal gentong diolah menggunakan daging kerbau.

'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'

Penggunaan kerbau untuk sajian empal dilakukan untuk menghormati mayoritas warga masyarakat yang waktu itu memeluk agama Hindu.

Tertarik mencicipi empal gentong? Anda bisa mampir ke Jalan Slamet Riyadi atau Jalan Haji Apud untuk mencicipi sajian empal gentong yang legendaris ini.



Cukup banyak warung empal gentong yang bisa Anda jumpai.

Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, semangkuk empal gentong dengan nasi atau lontong sangat cocok untuk mengisi perut seusai berjalan-jalan.

Minggu, 09 April 2023

Tentang sate kambing wendy's by qiuslot88

'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'

Membahas kuliner di Tegal, tentu identik dengan warung Tegal atau yang biasa disebut warteg.

Warteg memang menjadi primadona bagi banyak orang, terlebih karena rasanya yang lezat dan harga yang cukup terjangkau.



Namun selain sajian makanan yang ada di warteg, Tegal ternyata juga memiliki sederet kuliner yang tak kalah nikmat.

Satu di antaranya adalah warung sate legendaris yang dikenal dengan nama Sate Kambing Wendy's



Lokasinya berada di Jalan Letjen Suprapto Griya Mejasem Baru 4 Nomor 59, Kraton, Tegal Barat, Tegal, Jawa Tengah.

'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'

Sate Kambing Wendy's juga tak luput dari perhatian seorang food vlogger terkenal, yakni Nex Carlos.

Melalui unggahan dalam video Youtube-nya, Nex Carlos terlihat berkunjung ke Sate Kambing Wendy's saat berada di Tegal.



Sebelum mencicipi sajian satenya, Nex Carlos menyempatkan diri untuk berbincang sejenak dengan beberapa karyawan yang tengah sibuk mengolah daging kambing di sana.

Menurut penuturan salah seorang karyawan, kambing yang digunakan di sini adalah kambing berumur kurang lebih 4-5 bulan.

Dalam sehari, Sate Kambing Wendy's mampu menghabiskan 20 ekor kambing muda.

Ada tiga jenis sate yang dijual, yakni sate daging, sate ati dan sate campur.

Pengunjung dapat memilih sendiri jenis sate sesuai selera.

'kumpulan Judi Slot Online tembak ikan Online Togel Online Casino Online Bola Online Terbaik Dan Terpercaya Saat Ini Di Indonesia,judi slot online, judi tembak ikan online, judi togel online, judi casino online, judi bola online, agen judi slot, agen judi tembak ikan, agen judi togel, agen judi casino, agen judi bola, bandar judi slot, bandar judi tembak ikan, bandar judi togel, bandar judi casino, bandar judi bola'

Berbeda dengan warung sate kambing pada umumnya, kambing yang diolah di Sate Kambing Wendy's berasal dari peternakan sendiri.

Yang membedakan dari yang lainnya adalah kambingnya ternak sendiri," kata salah seorang karyawan.



"Ternak di daerah adiwerna, gak ada yg beli, semuanya dari hewan ternak sendiri," imbuhnya.

Bahkan, kambing-kambing tersbeut memiliki pola makan yang spesial sehingga dagingnya terjaga.

Selain sate kambing, Sate Kambing Wendy's juga menyediakan sop, gule hingga garang asem.

Dalam satu porsi sate kambing, terdiri dari 10 tusuk.

Hal lain yang tak kalah unik ialah tidak adanya bumbu yang diaplikasikan saat proses pembakaran sate.

Kendati demikian, rasanya sudah sangat lezat.

Bahkan, Nex Carlos pun sempat tidak percaya jika sajian sate di sini tidak bumbui.

Sebab, menurutnya rasanya sangat enak dan gurih.

Kendati demikian, Nex menegaskan bahwa memang sajian sate tersebut murni tidak memakai bumbu apapun.

Selain rasanya yang enak, dagingnya juga terasa sangat empuk.

Menariknya, Sate Kambing Wendy's menggunakan hotplate dalam penyajiannya.

Hal ini bertujuan agar sajian sate tetap panas, sehingga masih tetap lezat untuk saat disantap.

Tak seperti sate pada umumnya, sate kambing di sini tidak menggunakan bumbu kacang.

Hanya ada bumbu kecap dengan irisan cabai rawit.

Satu porsi sate daging yang berisi 10 tusuk dibanderol dengan harga Rp 60.000.

Ketika membayar, Nex Carlos pun sempat bertemu dengan Wendy selaku pemilik.

Wendy mengungkapkan bahwa usaha kuliner miliknya sudah ada sejak tahun 1984.

Bahkan, Wendy mengaku sudah ikut berjualan sejak ia masih berada di bangku kelas 5 sekolah dasar.

Oleh Oleh Khas Palembang by qiuslot88

Kota Palembang adalah Ibukota dari Sumatera Selatan . Asal- usul nama Palembang sendiri memiliki beberapa versi, salah satu versinya adalah...